Gandeng Ilham Saheri, Karya Inspirasi Indonesia Gelar Seminar Bahasa Inggris Perdana di Samarinda
Seribu dua ratus siswa dari berbagai sekolah di Samarinda, mengikuti English Student Fun Gathering & Training, Sabtu (6/9/2025) hari ini. Digagas Karya Inspirasi Indonesia, seminar Bahasa Inggris ini dipusatkan di Perpustakaan BPMP Kaltim.

DALAM seminar Bahasa Inggris ini, Karya Inspirasi Indonesia menghadirkan English Coach and Trainer, Ilham Saheri. Expert Experiential Learning tersebut memandu ribuan siswa melalui serangkaian aktivitas. Menariknya, Ilham menggabungkan teori dan praktik. Makanya, proses belajar Bahasa Inggris terasa menyenangkan.
Para siswa juga diajak aktif berpartisipasi dalam simulasi, permainan edukatif, dan diskusi. Metode ini dirancang untuk mempercepat proses belajar dan meningkatkan retensi pengetahuan dengan cara yang lebih dinamis dan relevan. Mereka dibagi menjadi dua sesi. Pagi dan sore. Masing-masing sesi diisi 600 siswa sekira 4 jam.
Founder dan CEO PT Sarana Edukasi Indonesia, Rizki Ananda, mengatakan, Kaltim –khususnya Samarinda– English Student Fun Gathering & Training jadi momen pertama bagi Karya Inspirasi Indonesia. Berdiri sejak 2017, mereka semula hadir di Medan.
“Kami awalnya membuat pelatihan Bahasa Inggris dan berkolaborasi dengan Ilham Saheri. Target awalnya memang di Medan. Tapi karena viral, banyak daerah kemudian meminta kami hadir di wilayah mereka,” ucap Rizki.
Ia menyatakan, ada pelbagai alasan mengapa Karya Inspirasi Indonesia cukup lama baru hadir di Samarinda. Selain akomodasi dan transportasi, ada hal teknis lain juga yang harus dipersiapkan dengan matang.
“Alasan kami akhirnya hadir di sini untuk menguatkan potensi SDM-nya. Sebab selain Pulau Jawa, Pulau Kalimantan memang menjadi target kami,” ungkapnya.
Karya Inspirasi Indonesia, bukan hanya berkutat pada Bahasa Inggris. Mereka ternyata juga fokus pada bidang lain. Seperti pengembangan diri, self development, public speaking, leadership, hingga kewirausahaan. Di Samarinda, mereka baru mencoba mengimplementasikan metode belajar Bahasa Inggris. “Ke depan kami akan terus mengembangkan program kami di sini. Tujuannya cuma satu, mengembangkan SDM di Kaltim supaya lebih unggul dan aware dengan pendidikan,” ujar Rizki.
Ia menjelaskan, target utama dari pelaksanaan tersebut adalah untuk membuka wawasan atau pola pikir terutama bagi siswa untuk dapat mengerti dan menggunakan bahasa Inggris dalam banyak aspek kehidupan mereka. “Kami ingin anak-anak aware dengan bahasa Inggris dan pentingnya dalam dunia pendidikan hingga pekerjaan,” ulasnya.
Sementara itu, Dhyani, salah satu siswa SMP yang mengikuti English Student Fun Gathering & Training ini, mengaku antusias dengan pelatihan yang diberikan. Dia menyebut materi yang disampaikan diberikan secara interaktif sehingga makin membuatnya antusias. “Pelatihannya seru, mentornya juga interaktif dan tidak monoton,” akunya.
Dhyani menegaskan, English Student Fun Gathering & Training penting untuk dijadikan bekal untuk mempersiapkan diri masuk ke jenjang SMA hingga perkuliahan. “Bagus untuk modal masuk ke SMA, karena sudah mau lulus juga,” tutupnya. (*)



